April 16, 2026
Mampu Selamatkan Pasien Penyakit Jantung, Begini Terbosan Atasi Tantangan Regurgitasi Katup Mitral

Jantung merupakan pompa satu arah yang tersebut mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Ia terdiri dari empat ruangan (2 bilik juga 2 serambi) serta empat katup, di area mana setiap katup miliki flap (daun katup atau cusp).

Dalam kerjanya, katup-katup ini seperti pintu berayun satu arah yang digunakan melakukan konfirmasi darah mengalir sesuai jalurnya. Ketika jantung berkontraksi, pintu ini terbuka untuk membiarkan darah mengalir ke ruang berikutnya, serta pada waktu istirahat, pintu ini menyembunyikan erat menghindari darah kembali ke belakang.

Salah satu katup yang tersebut penting adalah katup mitral. Pada kondisi tertentu, flap pada katup mitral gagal melakukan penutupan sepenuhnya atau ukuran juga bentuk katup berubah, sehingga darah mampu bocor ke belakang.

 Terbosan Atasi Kesulitan Regurgitasi Katup Mitral. (Dok. Istimewa)
Terbosan Atasi Kesulitan Regurgitasi Katup Mitral. (Dok. Istimewa)

Keadaan ini disebut regurgitasi katup mitral atau kegagalan katup mitral. Tanpa pengobatan, regurgitasi katup mitral yang tersebut parah dapat memicu gagal jantung kemudian kelainan irama jantung. Tahun 2023, sebuah gebrakan oleh Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) telah lama berhasil melakukan prosedur inovatif MitraClip 

“Prosedur MitraClip memungkinkan kita menangani regurgitasi katup mitral di beberapa tindakan hukum tanpa pembedahan dada terbuka secara konvensional,” kata Dr. Al Fazir, ahli konsultasi kardiolog terkemuka di area CVSKL.

Ia menjelaskan, prosedur ini merupakan alternatif selain operasi katup mitral konvensional juga sangat cocok untuk pasien berisiko tinggi, berusia lanjut, juga dia dengan kondisi kondisi tubuh yang tersebut mendasarinya, oleh sebab itu tak memerlukan sayatan pada bagian dada.

Dibawah bimbingan Dr. Al Fazir Omar, ahli konsultasi ahli jantung, sama-sama dengan Dr. Choo Gim Hooi dan juga Dato’ Dr. David Chew Soon Ping, regu CVSKL berhasil melakukan prosedur ini yang berlangsung sekitar empat jam. Dr. Al Fazir menyatakan kegembiraannya mengenai pencapaian bersejarah ini.

“Prosedur MitraClip memungkinkan pemulihan yang digunakan lebih besar cepat. Pasien diperbolehkan pulang hanya sekali dua hari pasca prosedur. Hal ini benar-benar mengubah cara kita menghadapi regurgitasi katup mitral,” kata Al Fazir. 

Dr. Choo menambahkan, “Kesuksesan ini tak dapat terjadi tanpa sinergi luar biasa antara pasukan kardiolog kemudian kelompok bedah yang mana berdedikasi.” Dr. David juga menyatakan, “Prosedur canggih seperti MitraClip membutuhkan regu jantung yang dimaksud solid; saya juga ingin berterima kasih terhadap radiografer serta perawat kami yang dimaksud bekerja keras dengan di area kathlab.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *