April 16, 2026
Kontroversi Rajekshah kemudian juga Kerabat, Dugaan Ubah Fungsi Hutan Lindung Hingga Premanisme

Siapa tak mengenal sosok jelita Raline Shah? Artis, bintang iklan, juga beberapa kali muncul di film yang digunakan berbagai ditonton, jelas sosoknya mempesona banyak orang. Tapi sudahkah Anda mendengar kontroversi keluarga Raline Shah yang dimaksud ramai dalam Sumatera Utara?

Kontroversi ini terangkat ke permukaan dikarenakan cuitan salah satu akun dengan nama @Sa**iSoh, yang tersebut mengunggah sebuah foto dengan sosok Musa Rajek Shah yang tersebut menjadi Ketua PLT MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara. Dalam utas yang mana ditulisnya, sederet hal mencengangkan diungkap.

Kontroversi yang tersebut Diungkap

Pada cuitannya, ia menyampaikan bahwa area Medan sudah pernah dikuasai oleh preman PP dengan marga Shah, yang ternyata merupakan marga yang digunakan mirip dari selebriti tanah air Raline Shah. 

Rajek Shah sendiri menjabat sebagai Wakil Gubernur. Dalam masa jabatannya, dikatakan bahwa sosoknya membantu Dodi Shah untuk pengalihan hutan lindung menjadi lahan perkebunan keluarga Shah.

Sosok Dodi Shah bahkan disebut pernah menyerobot tanah hutan lindung untuk dijadikan ladang sawit, kemudian telah lama berstatus tersangka. Namun pada masa itu, polisi dikatakan tidaklah berani menangkap Dodi Shah yang tersebut masih kerabat dekat dari Rajek Shah.

Tidak hanya sekali itu, beberapa kejadian menyebutkan apabila ada iring-iringan mobil jenazah suku yang dimaksud kemudian ada publik yang dimaksud berani menghalangi atau terlambat menepi, maka merek bisa jadi dengan mudah menendang orang-orang tersebut. Hal ini dijalankan pada hadapan aparat, dan juga bukan mendapatkan tindakan apapun.

Deretan Kasus yang dimaksud Melibatkan Keluarga Shah

Selain terkait penyerobotan lahan kemudian aksi premanisme yang tersebut terjadi, tercatat bahwa pribadi bernama Shah juga pernah ditangkap oleh pihak kepolisian. Kasus ini terjadi pada tahun 2021 lalu, juga menjerat Kodrat Shah sebagai terdakwa berhadapan dengan perkara pemalsuan dokumen. Ketika ditangkap, Kodrat Shah sendiri menjabat sebagai Sekjen Partai Hanura.

Dikabarkan lebih tinggi lanjut, keluarga ini telah terjadi lama menjadi ‘penguasa’ dalam area Medan. Penyerobotan lahan yang tersebut dilakukan, masih mengacu pada cuitan dari akun tersebut, sudah terjadi sejak tahun 1991, serta baru dikasuskan beberapa waktu belakangan.

Akun terkait mengatakan keluarga ity sebagai ‘mafia’ oleh sebab itu memiliki jaringan bidang usaha kemudian aktivitas yang mana cukup meresahkan. Meski demikian, hal ini belum dapat dibuktikan secara hukum, sehingga belum dapat diapstikan kebenarannya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *