Juni 1, 2026
Anies Soroti Kemiskinan pada Aceh: Harus Ada Keadilan agar Bisa Merasakan Kemakmuran

Jakarta – Calon Presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, menyoroti tingkat kemiskinan pada Aceh pada waktu ini masih berada dalam urutan atas. Ia berjanji, bila menang di Pilpres 2024, akan menggalakkan agar Aceh kembali jaya seperti di area masa lalu.  

“Saya ada pekerjaan rumah besar di area Aceh, yaitu menjamin bahwa Aceh harus ada keadilan agar negeri yang tersebut memunculkan sumber daya alam yang begitu sejumlah ini merasakan kemakmuran dari kekayaan alam yang mana dimiliki dari tanah ini,” kata Anies, pada Aceh Timur, Ahad, 17 Desember 2023.

Hal ini disampaikan Anies ketika hadir di Maulid Nabi Muhammad SAW juga Haul ke-3 Habib Muhammad Al-Atlas di tempat Masjid Ba’alawi, Simpang Ulim, Daerah Aceh Timur. Ia menyatakan dirinya sekarang mendapatkan amanat untuk memperjuangkan pembaharuan di tempat Tanah Air. 

“Saya sedang mendapatkan amanat untuk memperjuangkan inovasi Indonesia. Mudah-mudahan Aceh adalah bagian yang menginginkan perubahan,” ucap Anies Baswedan. 

Untuk memperjuangkan hal tersebut, menurut Anies, tidak ada cukup belaka dengan menghimpun orang untuk berdemonstrasi, sebab demonstrasi itu tidaklah menghasilkan kembali perubahan. Ia menyebutkan inovasi belaka membutuhkan kewenangan juga tanpa kewenangan tiada dapat melakukan perubahan.

“Perubahan itu tidaklah cukup dengan kekuatan massa. Perubahan itu belaka butuh kewenangan lalu pada 14 Februari 2024 akan ada kesempatan kewenangan untuk melakukan perubahan,” tutur Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies juga menyoroti banyak pembaharuan di tempat Indonesia yang digunakan sebetulnya sebagai negara hukum, seakan-akan bergeser menjadi negara kekuasaan. Dari negara hukum yang dimaksud kekuasaannya diatur hukum, menjadi negara kekuasaan yang digunakan hukumnya diatur oleh kekuasaan.

Anies juga berharap negara sanggup bermitra dengan tokoh ulama juga tokoh masyarakat. “Negara harus bermitra dengan ulama dan juga negara juga harus bekerja dengan tokoh-tokoh agama, kita harus menjadi satu. Semoga semangat di tempat Aceh Timur ini menyebabkan inovasi juga menular ke seluruh Indonesia.”

Badan Pusat Statistik (BPS) pada pertengahan Juli 2023 lalu mengumumkan bahwa persentase jumlah keseluruhan penduduk miskin pada Aceh turun dari 14,75 persen pada September 2022 menjadi 14,45 persen pada Maret 2023.

Data BPS menunjukkan, di area wilayah perdesaan Aceh, persentase penduduk miskin turun dari 17,06 persen menjadi 16,92 persen (turun 0,14 poin). Sedangkan di area perkotaan, persentase penduduk miskin mengalami penurunan dari 10,35 persen menjadi 9,79 persen (turun 0,56 poin).

Namun Aceh masih masuk ke pada daftar 10 provinsi dengan persentase penduduk miskin tertinggi nasional. Aceh dengan hitungan 14,45 persen penduduk miskin per Maret 2023 berada di dalam peringkat kelima pada daftar tersebut. Adapun Papua berada di area peringkat pertama provinsi termiskin dengan persentase jumlah keseluruhan penduduk miskin 26,03 persen.   

ANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *