April 16, 2026
Prediksi Cuaca BMKG pada Jawa Barat, Hujan Lebat Absen 2 Hari Pekan Hal ini

Jakarta – Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat memprediksi hujan sedang hingga lebat dalam wilayah Jawa Barat hanya sekali akan terjadi di dalam sebagian wilayah. Sepekan ini 18-24 Desember 2023, hujan lebat berpotensi absen selama dua hari.

Pada Senin, 18 Desember, kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa saja disertai petir lalu angin kencang di tempat tempat Wilayah juga Pusat Kota Bandung, Kota Bandung Barat, juga Daerah Perkotaan Cimahi atau Bandung Raya. Kemudian Purwakarta, Subang, Garut, Sumedang lalu Daerah  Bogor. 

Selasa, 19 Desember, di tempat Karawang, Subang, Purwakarta, Indramayu, Sumedang, Majalengka, serta Daerah Bandung Barat. Sementara pada Rabu kemudian Kamis diprediksi nihil hujan sedang hingga lebat di tempat wilayah Jawa Barat. 

Kemudian Jumat, 22 Desember, potensinya dalam Sumedang, Majalengka, Kuningan, Garut, Ciamis kemudian Tasikmalaya. Sabtu, 23 Desember, wilayah Bandung Raya, Malajengka, Kuningan, juga Cirebon. Sementara Minggu, 24 Desember, di tempat Bogor, Bekasi, Depok, Karawang serta Cianjur.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat Rakhmat Prasetia, pada sepekan ke depan diprakirakan terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan awan dan juga hujan di dalam sebagian wilayah Jawa Barat. Gelombang atmosfer Kelvin bergerak di tempat wilayah Jawa pada 18 – 19 Desember 2023, suhu muka laut di tempat sekitar perairan utara Jawa Barat relatif hangat yang mana mengindikasikan peluang penambahan uap air ke wilayah Indonesia termasuk Jawa Barat.

Kelembapan udara berkisar antara 50 – 95 persen, serta labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori labil ringan hingga sedang kemudian terdapat kategori sedang hingga kuat di tempat sebagian wilayah Jawa Barat. “Potensi hujan dengan intensitas ringan pada skala lokal masih berpotensi terjadi di area sebagian wilayah,” katanya lewat keterangan tertulis, Akhir Pekan 17 Desember 2023.

Pada sepekan sebelumnya menurut BMKG, kelembapan wilayah selatan Jawa Barat relatif lebih besar kering yaitu berkisar antara 30 – 80 persen. Kemudian ada sirkulasi siklonik pada Laut Natuna serta adanya konvergensi pada Laut Jawa yang tersebut secara tak secara langsung memicu tempat belokan kemudian perlambatan kecepatan angin yang meningkatkan prospek pertumbuhan awan hujan di tempat wilayah Jawa Barat.

Hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem yang mana disertai petir dan juga angin kencang terjadi di tempat sebagian wilayah Bogor, Cianjur, Karawang, Subang, Purwakarta, Majalengka, Cirebon, Sumedang lalu Garut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *